Pikiran Cirebon
Sabtu, Agustus 1, 2026
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
  • Kuningan Kita
  • Politik Kita
  • Ekonomi Kita
  • Pendidikan Kita
  • Ragam Kita
    • Wisata Kita
    • Otomotif Kita
    • Kuliner Kita
    • Sport Kita
No Result
View All Result
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
  • Kuningan Kita
  • Politik Kita
  • Ekonomi Kita
  • Pendidikan Kita
  • Ragam Kita
    • Wisata Kita
    • Otomotif Kita
    • Kuliner Kita
    • Sport Kita
No Result
View All Result
Pikiran Cirebon
No Result
View All Result
Home Cirebon Kita

Tiga Siswa Terjebak dalam Reruntuhan Bangunan Outdoor Sekolah SMAN Susukan

Ade by Ade
23 Januari 2026
in Cirebon Kita
0
0
SHARES
1.3k
VIEWS
Reruntuhan Bangunan Outdoor Sekolah SMAN Susukan

CIREBON MIND – Angin kencang yang disertai hujan membawa petaka bagi sekolah SMAN Susukan Kabupaten Cirebon, angin menerjang bangunan outdoor sekolah SMAN Susukan hingga ambruk, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 14.45 WIB.

Bangunan outdoor sekolah SMAN Susukan memiliki luas lebar 18 meter panjang 21 meter dan tinggi 15 meter ambruk diterjang angin.

Beruntung dalam peristiwa itu semua siswa sudah meninggalkan bangunan outdoor usai melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

RelatedPosts

KAI InternHub: Solusi Digital untuk Peningkatan Kualitas SDM di Dunia Pendidikan

Kolaborasi Budaya dan Herbal di Festival Jalur Rempah Cirebon 2026

Kenyamanan Pelanggan Jadi Prioritas, KAI Daop 3 Cirebon Maksimalkan Pengisian Air di Kereta Api

Hanya ada beberapa siswa yang masih berada dibangunan outdoor, hingga terjebak reruntuhan saat bangunan outdoor itu ambruk.

Tiga siswa yang terjebak dalam reruntuhan bangunan, beruntung bisa diselamatkan dan salah satunya langsung dilarikan ke rumah sakit.

Kepala sekolah SMAN Susukan Ukendi Andriyana, menjelaskan ambruknya bangunan outdoor sekolah SMAN Susukan akibat diterjang angin kencang.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa meskipun sempat panik, melihat siswa yang terjebak, dan hari ini yang dibawa ke rumah sakit juga bisa pulang,” paparnya

Guru meninggal bukan tertimpa tetapi karena serangan jantung

Saat dipertanyakan salah satu Guru yang meninggal saat kejadian ambruknya bangunan outdoor sekolah SMAN Susukan.

Ukendi menjelaskan guru itu usai menolong siswa yang terjebak hingga membawa ke rumah sakit.

“Usai menolong siswa hingga siswa di bawa ke rumah sakit, kemudian beliau kembali dan ngobrol bersama guru yang lainnya, dan tiba-tiba jatuh pingsan,” Terangnya.

Kemudian pihak sekolah membawanya ke rumah sakit namun ditengah jalan nyawanya tidak tertolong. “Jadi tidak benar guru meninggal akibat tertimpa reruntuhan, tetapi karena penyakit jantung yang dideritanya dan itu dibenarkan pihak keluarganya,” Pungkasnya.

(Ade)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
Tags: AnginAtap RobohSMA SusukanSusukan
Previous Post

Peranan Pelaku Usaha Farmasi dalam Menjamin Keselamatan Pasien

Next Post

Panitia PTSL 2026 Dilantik, Bupati Imron Tekankan Urgensi Percepatan Sertifikasi di Daerahnya

Ade

Ade

RelatedPosts

KAI InternHub: Solusi Digital untuk Peningkatan Kualitas SDM di Dunia Pendidikan
Cirebon Kita

KAI InternHub: Solusi Digital untuk Peningkatan Kualitas SDM di Dunia Pendidikan

31 Juli 2026
Kolaborasi Budaya dan Herbal di Festival Jalur Rempah Cirebon 2026
Cirebon Kita

Kolaborasi Budaya dan Herbal di Festival Jalur Rempah Cirebon 2026

29 Juli 2026
Kenyamanan Pelanggan Jadi Prioritas, KAI Daop 3 Cirebon Maksimalkan Pengisian Air di Kereta Api
Cirebon Kita

Kenyamanan Pelanggan Jadi Prioritas, KAI Daop 3 Cirebon Maksimalkan Pengisian Air di Kereta Api

29 Juli 2026
Sekda Dorong Inovasi Kepemimpinan Pengawas Melalui Studi Lapangan PKP LAN
Cirebon Kita

Sekda Dorong Inovasi Kepemimpinan Pengawas Melalui Studi Lapangan PKP LAN

28 Juli 2026
Next Post
Panitia PTSL 2026 Dilantik, Bupati Imron Tekankan Urgensi Percepatan Sertifikasi di Daerahnya

Panitia PTSL 2026 Dilantik, Bupati Imron Tekankan Urgensi Percepatan Sertifikasi di Daerahnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pikiran Cirebon

© 2026 Pikiran Cirebon

  • Cookies Policy
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi Kita

No Result
View All Result
  • Gapura
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi Kita

© 2026 Pikiran Cirebon

Cookies Policy - Terms and Conditions - Privacy Policy