Pikiran Cirebon
Minggu, April 19, 2026
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
  • Kuningan Kita
  • Politik Kita
  • Ekonomi Kita
  • Pendidikan Kita
  • Ragam Kita
    • Wisata Kita
    • Otomotif Kita
    • Kuliner Kita
    • Sport Kita
No Result
View All Result
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
  • Kuningan Kita
  • Politik Kita
  • Ekonomi Kita
  • Pendidikan Kita
  • Ragam Kita
    • Wisata Kita
    • Otomotif Kita
    • Kuliner Kita
    • Sport Kita
No Result
View All Result
Pikiran Cirebon
No Result
View All Result
Home Cirebon Kita

Pemerintah Kota Cirebon Mendukung Ekspansi Rawat Inap RS Pelabuhan Demi Mutu Pelayanan

Robby by Robby
20 Januari 2026
in Cirebon Kita
0
2
SHARES
1k
VIEWS
Transformasi Layanan Kesehatan, Pemkot Cirebon Dukung Penuh Perluasan Fasilitas Rawat Inap RS Pelabuhan

CIREBON MIND – Bagi Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, Rumah Sakit Pelabuhan bukan sekadar fasilitas medis biasa, melainkan bagian dari memori masa kecil yang mendalam. Kenangan saat berobat atau mendampingi keluarga di rumah sakit ini tetap membekas hingga kini.

“Masa kecil saya di sini, rumah sakit ini menjadi favorit saya dan keluarga sejak dulu sampai sekarang,” kenang Wali Kota saat menghadiri groundbreaking gedung rawat inap baru RS Pelabuhan, Selasa (20/1/2026). Pengalaman personal ini menjadi pelecut semangat bagi Wali Kota untuk memastikan bahwa layanan kesehatan di lokasi bersejarah ini terus berkembang mengikuti zaman.

RelatedPosts

Dukung Pariwisata Berbasis Kereta Api dengan KAI: Ikuti Travelling by Train “Menyusuri Jejak Cheribon”

Mengapa KAI Daop 3 Cirebon Mengajak Masyarakat untuk Patuhi Aturan dan Hindari Pelanggaran

KAI Daop 3 Cirebon Percepat Sertifikasi Lahan untuk Memperkuat Tata Kelola Aset Negara

Pemerintah Kota Cirebon menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan fasilitas kesehatan demi kesejahteraan warga. Langkah RS Pelabuhan dalam memperluas jangkauan layanannya dianggap selaras dengan visi misi pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan bahagia. Dukungan ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan wujud kehadiran pemerintah dalam memastikan setiap warga mendapatkan akses pengobatan yang layak dan berkualitas di lingkungan yang sudah mereka percayai sejak lama.

Wali Kota menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada manajemen PT Rumah Sakit Pelabuhan dan Pertamina Bina Medika IHC atas langkah strategis ini. Keputusan perluasan fasilitas rawat inap adalah bukti nyata bahwa RS Pelabuhan terus beradaptasi menjawab ekspektasi publik yang kian meningkat.

“Saya berbangga, konsep pembangunan ini sangat membantu pemerintah. Terima kasih sudah membantu warga. Ke depan, manfaatnya mungkin tidak hanya untuk warga Kota Cirebon saja, tetapi juga masyarakat dari luar kota,” ujar Wali Kota memberikan apresiasi.

Keberhasilan pembangunan daerah di mata Pemkot Cirebon tidak lagi hanya diukur dari angka pertumbuhan ekonomi semata, melainkan dari derajat kesehatan masyarakatnya. Sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah Ciayumajakuning, Kota Cirebon menghadapi tantangan sektor kesehatan yang semakin kompleks. Tantangan ini bukan hanya soal ketersediaan obat, melainkan tentang kenyamanan fasilitas, kecepatan penanganan, hingga daya tampung rumah sakit yang memadai untuk melayani mobilitas penduduk yang tinggi.

Pembangunan gedung rawat inap baru ini menjadi jawaban konkret atas kebutuhan tersebut. Wali Kota berharap tambahan kapasitas ini dapat memperkuat ekosistem kesehatan di Kota Cirebon secara keseluruhan. Ia menitipkan pesan agar pembangunan ini selaras dengan semangat Smart City yang sedang diusung pemerintah kota, di mana efisiensi dan digitalisasi layanan harus menjadi bagian tak terpisahkan dari operasional gedung baru tersebut nantinya agar pelayanan menjadi lebih cepat dan tepat sasaran.

Namun, di balik kecanggihan teknologi, Wali Kota mengingatkan bahwa “ruh” dari sebuah rumah sakit adalah pelayanan yang humanis. Ia berharap kemegahan fisik bangunan diikuti dengan peningkatan kualitas “hati” dalam melayani para pasien. Menurutnya, alat medis yang canggih hanyalah instrumen pendukung, sedangkan kesembuhan seringkali dimulai dari rasa nyaman dan kepedulian tenaga medis.

“Jadikanlah RS Pelabuhan sebagai tempat di mana setiap pasien merasa diayomi, didengarkan, dan dilayani dengan penuh kasih sayang,” tegasnya.

Sinergi antara RS Pelabuhan dengan Dinas Kesehatan Kota Cirebon juga menjadi poin krusial untuk mewujudkan sistem rujukan yang terintegrasi. Pemerintah Kota Cirebon menyatakan akan selalu membuka pintu bagi investasi yang memberikan dampak sosial positif seperti pembangunan ini. Dukungan regulasi dan kemudahan proses administratif akan terus diupayakan agar layanan publik tidak terhambat oleh birokrasi, sehingga sektor swasta dan pemerintah dapat berjalan beriringan dalam memajukan daerah.

Kepada pihak pengembang dan kontraktor, Wali Kota berpesan agar proses konstruksi yang dilakukan di area Jalan Sisingamangaraja ini tetap memperhatikan aspek keamanan lingkungan. Ia meminta agar aktivitas pembangunan tidak mengganggu mobilitas publik di sekitar kawasan pelabuhan yang merupakan urat nadi ekonomi kota. Ketertiban dan kepatuhan terhadap regulasi selama masa pembangunan menjadi syarat mutlak agar proyek ini berjalan lancar tanpa menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar.

Di sisi lain, Direktur RS Pelabuhan, dr. Otto Berhen Kawanda, menjelaskan bahwa pembangunan ini merupakan realitas dari sebuah cita-cita panjang yang telah dirancang sejak lama. Sejak mulai melayani masyarakat pada tahun 1978, RS Pelabuhan terus berupaya meningkatkan fasilitasnya demi mengantisipasi permintaan pasar dan mewujudkan ketahanan kesehatan nasional.

“Kami merencanakan total tempat tidur nantinya mencapai 232 unit. Pembangunan ini dibagi dalam tiga tahap, di mana tahap pertama dimulai sekarang tahun 2026, tahap kedua pada 2028, dan tahap ketiga pada 2030,” jelas dr. Otto.

Gedung baru ini nantinya akan mencakup berbagai fasilitas vital yang lebih modern, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), laboratorium, radiologi, poliklinik rawat jalan, hingga kamar operasi. Selain itu, pelayanan intensive care juga akan diperkuat mulai dari ICU, ICCU, hingga HCU untuk menangani kasus-kasus kritis. Pihak manajemen berkomitmen untuk mengedepankan profesionalisme, integritas, dan kolaborasi dalam setiap layanan yang diberikan kepada masyarakat luas.

Dengan pengembangan besar-besaran ini, dr. Otto berharap RS Pelabuhan tetap menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem kesehatan, khususnya di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan.

“Mudah-mudahan melalui kolaborasi antara visi pelayanan RS Pelabuhan dan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Cirebon, masa depan kesehatan masyarakat di wilayah ini semakin cerah dan terjamin, menciptakan generasi yang lebih kuat dan produktif bagi kemajuan daerah,” harapnya.

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
Tags: kota cirebonRS Pelabuhan
Previous Post

Dampak Banjir Mereda: Kereta Api Indonesia Catat Pengurangan Keterlambatan

Next Post

Penataan Kabel Bawah Tanah Dimulai, Wajah Kota Cirebon Berubah

Robby

Robby

RelatedPosts

Dukung Pariwisata Berbasis Kereta Api dengan KAI: Ikuti Travelling by Train “Menyusuri Jejak Cheribon”
Cirebon Kita

Dukung Pariwisata Berbasis Kereta Api dengan KAI: Ikuti Travelling by Train “Menyusuri Jejak Cheribon”

18 April 2026
Mengapa KAI Daop 3 Cirebon Mengajak Masyarakat untuk Patuhi Aturan dan Hindari Pelanggaran
Cirebon Kita

Mengapa KAI Daop 3 Cirebon Mengajak Masyarakat untuk Patuhi Aturan dan Hindari Pelanggaran

17 April 2026
KAI Daop 3 Cirebon Percepat Sertifikasi Lahan untuk Memperkuat Tata Kelola Aset Negara
Cirebon Kita

KAI Daop 3 Cirebon Percepat Sertifikasi Lahan untuk Memperkuat Tata Kelola Aset Negara

16 April 2026
Momen Spesial: OJK Cirebon Adakan Halal BiHalal untuk Tingkatkan Kerjasama dengan Mitra
Cirebon Kita

Momen Spesial: OJK Cirebon Adakan Halal BiHalal untuk Tingkatkan Kerjasama dengan Mitra

16 April 2026
Next Post
Penataan Kabel Bawah Tanah Dimulai, Wajah Kota Cirebon Berubah

Penataan Kabel Bawah Tanah Dimulai, Wajah Kota Cirebon Berubah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pikiran Cirebon

© 2026 Pikiran Cirebon

  • Cookies Policy
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi Kita

No Result
View All Result
  • Gapura
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi Kita

© 2026 Pikiran Cirebon

Cookies Policy - Terms and Conditions - Privacy Policy