
Pikiran Cirebon – Untuk mendukung penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon terus memperkuat komitmennya melalui inisiatif pengelolaan sampah berkelanjutan di lingkungan kerja. Upaya ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan, sekaligus membangun budaya kerja yang bertanggung jawab.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui serangkaian aksi konkret dengan melibatkan seluruh karyawan. Fokus utama dari gerakan ini adalah pengelolaan sampah secara terpilah, mencakup sampah organik, anorganik, serta bahan berbahaya dan beracun (B3). Selain itu, KAI Daop 3 Cirebon aktif mendorong pengurangan sampah dari sumber utamanya, termasuk dengan membatasi penggunaan plastik sekali pakai seperti botol minum dan kemasan makanan.
Sebagai bagian dari inisiatif ini, karyawan juga didorong untuk menggunakan wadah makan dan minum pribadi serta mendukung digitalisasi melalui program tanpa kertas (paperless) guna mengurangi limbah kertas.
Upaya ini diperkuat dengan penyediaan tempat sampah terpilah di berbagai area kerja serta tata kelola lanjutan untuk memastikan sampah dapat didaur ulang atau diolah dengan baik. Lingkungan kerja yang bersih dan tertata diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan serta produktivitas para karyawan.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menegaskan bahwa gerakan ini merupakan wujud nyata tanggung jawab perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Pengelolaan sampah yang baik bukan hanya menjadi kewajiban, tetapi juga budaya yang harus dibangun bersama. Melalui langkah sederhana seperti memilah dan mengurangi sampah, kita dapat memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan,” ujarnya.
“Langkah kecil yang konsisten dilakukan setiap hari akan membawa perubahan besar di masa depan. KAI Daop 3 Cirebon berkomitmen untuk terus menghadirkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tutup muhib.



