Pikiran Cirebon
Sabtu, Agustus 1, 2026
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
  • Kuningan Kita
  • Politik Kita
  • Ekonomi Kita
  • Pendidikan Kita
  • Ragam Kita
    • Wisata Kita
    • Otomotif Kita
    • Kuliner Kita
    • Sport Kita
No Result
View All Result
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
  • Kuningan Kita
  • Politik Kita
  • Ekonomi Kita
  • Pendidikan Kita
  • Ragam Kita
    • Wisata Kita
    • Otomotif Kita
    • Kuliner Kita
    • Sport Kita
No Result
View All Result
Pikiran Cirebon
No Result
View All Result
Home Cirebon Kita

DPRD Kabupaten Cirebon Tanggapi Aspirasi Ansor: Membangun Sinergi Penta Helix untuk Optimalisasi Perda Mandul

Redaksi by Redaksi
26 Maret 2026
in Cirebon Kita
0
0
SHARES
1.2k
VIEWS
DPRD Kabupaten Cirebon Respons Aspirasi Ansor

Pikiran Cirebon – DPRD Kabupaten Cirebon merespons sejumlah aspirasi yang disampaikan Gerakan Pemuda Ansor dalam audiensi yang digelar, Rabu (25/3/2026). Pertemuan ini menyoroti penguatan peran pemuda dalam bidang hukum, ekonomi, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dalam forum tersebut, Ansor mendorong empat agenda utama, yakni pemberdayaan tim paralegal, penguatan kapasitas legal drafting, optimalisasi koperasi binaan, serta program beasiswa untuk peningkatan SDM.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Hasan Bashori, menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjawab kebutuhan tersebut. Ia menekankan pentingnya pendekatan Penta Helix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih efektif.

RelatedPosts

KAI InternHub: Solusi Digital untuk Peningkatan Kualitas SDM di Dunia Pendidikan

Kolaborasi Budaya dan Herbal di Festival Jalur Rempah Cirebon 2026

Kenyamanan Pelanggan Jadi Prioritas, KAI Daop 3 Cirebon Maksimalkan Pengisian Air di Kereta Api

“Beasiswa ke depan harus berbasis kebutuhan riil di lapangan, tidak hanya akademik. Bisa diarahkan pada profesi aplikatif seperti arsiparis, praktisi hukum, atau wirausaha teknis,” kata Hasan.

Selain itu, ia menyoroti peluang pengembangan UMKM melalui sinergi dengan Ansor. Menurutnya, pelatihan dan loka karya dapat menjadi pintu masuk untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha. Dalam rantai perdagangan, Hasan juga menyinggung pentingnya peran agregator sebagai penghubung antara produsen dan konsumen, terutama dalam membangun daya tarik pasar.

Di sisi regulasi, DPRD menilai masih terdapat sejumlah Peraturan Daerah (Perda) yang belum berjalan optimal. Hasan menyebut kondisi ini sebagai “Perda mandul” yang perlu diperkuat melalui aturan turunan, seperti Peraturan Bupati, agar implementasinya lebih efektif.

Sementara itu, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Lukman Hakim, mengapresiasi langkah Ansor dalam membentuk tim paralegal. Ia menilai kehadiran paralegal dapat membantu masyarakat dalam menghadapi persoalan hukum, termasuk sengketa lahan yang kerap diadukan ke DPRD.

“Ke depan, kami membuka ruang agar Ansor bisa ikut mengawal kasus-kasus yang masuk, terutama yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Lukman juga menegaskan pentingnya pelibatan masyarakat sipil dalam proses pembentukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Ia bahkan mendorong jajaran sekretariat DPRD untuk melibatkan Ansor dalam pembahasan regulasi yang relevan.

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, menambahkan bahwa partisipasi publik menjadi faktor penting dalam memperkuat fungsi representasi lembaga legislatif. Menurutnya, DPRD memiliki keterbatasan dalam menjangkau seluruh persoalan masyarakat secara langsung.

“Karena itu, kami membutuhkan peran komunitas seperti Ansor untuk membantu menyerap dan memetakan persoalan di lapangan. Ini penting agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menilai sinergi antara DPRD dan organisasi masyarakat tidak hanya memperluas jangkauan aspirasi, tetapi juga meningkatkan kualitas kebijakan publik yang dihasilkan.

Audiensi ini menjadi bagian dari upaya membangun pola hubungan yang lebih kolaboratif antara DPRD dan kelompok masyarakat. Ke depan, kerja sama tersebut diharapkan mampu memperkuat implementasi kebijakan daerah sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
Tags: AnsorDPRD Kabupaten CirebonSinergi Penta Helix
Previous Post

Pemkot Cirebon dan Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga

Next Post

KAI Daop 3 Cirebon: Angkutan Lebaran 2026, 273.002 Pelanggan, Ketepatan Waktu 100%

Redaksi

Redaksi

RelatedPosts

KAI InternHub: Solusi Digital untuk Peningkatan Kualitas SDM di Dunia Pendidikan
Cirebon Kita

KAI InternHub: Solusi Digital untuk Peningkatan Kualitas SDM di Dunia Pendidikan

31 Juli 2026
Kolaborasi Budaya dan Herbal di Festival Jalur Rempah Cirebon 2026
Cirebon Kita

Kolaborasi Budaya dan Herbal di Festival Jalur Rempah Cirebon 2026

29 Juli 2026
Kenyamanan Pelanggan Jadi Prioritas, KAI Daop 3 Cirebon Maksimalkan Pengisian Air di Kereta Api
Cirebon Kita

Kenyamanan Pelanggan Jadi Prioritas, KAI Daop 3 Cirebon Maksimalkan Pengisian Air di Kereta Api

29 Juli 2026
Sekda Dorong Inovasi Kepemimpinan Pengawas Melalui Studi Lapangan PKP LAN
Cirebon Kita

Sekda Dorong Inovasi Kepemimpinan Pengawas Melalui Studi Lapangan PKP LAN

28 Juli 2026
Next Post
KAI Daop 3 Cirebon: Angkutan Lebaran 2026, 273.002 Pelanggan, Ketepatan Waktu 100%

KAI Daop 3 Cirebon: Angkutan Lebaran 2026, 273.002 Pelanggan, Ketepatan Waktu 100%

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pikiran Cirebon

© 2026 Pikiran Cirebon

  • Cookies Policy
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi Kita

No Result
View All Result
  • Gapura
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi Kita

© 2026 Pikiran Cirebon

Cookies Policy - Terms and Conditions - Privacy Policy