Pikiran Cirebon
Minggu, Maret 15, 2026
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
  • Kuningan Kita
  • Politik Kita
  • Ekonomi Kita
  • Pendidikan Kita
  • Ragam Kita
    • Wisata Kita
    • Otomotif Kita
    • Kuliner Kita
    • Sport Kita
No Result
View All Result
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
  • Kuningan Kita
  • Politik Kita
  • Ekonomi Kita
  • Pendidikan Kita
  • Ragam Kita
    • Wisata Kita
    • Otomotif Kita
    • Kuliner Kita
    • Sport Kita
No Result
View All Result
Pikiran Cirebon
No Result
View All Result
Home Cirebon Kita

Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI Berikan Apresiasi Tinggi kepada Stasiun Cirebon atas Inovasi Pengelolaan Sampah

Robby by Robby
14 Maret 2026
in Cirebon Kita
0
0
SHARES
1.2k
VIEWS
Menjaga Lingkungan Stasiun Cirebon Saat Arus Mudik

Pikiran Cirebon – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon terus meningkatkan pengelolaan lingkungan di area stasiun, khususnya dalam pengelolaan sampah di Stasiun Cirebon menjelang arus mudik Lebaran 2026. Upaya tersebut juga mendapat perhatian dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang meninjau langsung kesiapan pengelolaan sampah di stasiun tersebut.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono menyampaikan bahwa peningkatan mobilitas masyarakat selama periode mudik berpotensi menimbulkan akumulasi sampah yang lebih besar sehingga diperlukan sistem pengelolaan yang lebih optimal.

“Kami dari KLH ingin fokus pada pengolahan sampah, karena saat mudik pasti akan ada akumulasi sampah yang lebih banyak,” kata Diaz saat meninjau kondisi di Stasiun Cirebon.

Wamen LH Diaz menjelaskan, lonjakan jumlah penumpang selama periode mudik dapat meningkatkan volume sampah di area stasiun, sehingga diperlukan pengelolaan yang lebih baik untuk mengantisipasi hal tersebut.

Menurut Diaz, fasilitas pengelolaan sampah yang disiapkan KAI Daop 3 Cirebon di Stasiun Cirebon menunjukkan kemajuan dibandingkan sebelumnya, salah satunya melalui pembangunan fasilitas pemilahan sampah berukuran 30 x 6 meter yang digunakan untuk memilah sampah sebelum dikirim ke tempat pembuangan akhir (TPA).

“Sekarang sudah ada fasilitas gedung untuk pemilahan sampah. Kami juga berdiskusi bagaimana pengelolaan sampah di sini bisa lebih optimal,” ujarnya.

Diaz juga menyebutkan bahwa karakteristik sampah di kawasan stasiun umumnya didominasi oleh sampah anorganik dibandingkan sampah organik. Oleh karena itu, Diaz mendorong adanya kerja sama dengan bank sampah di wilayah Cirebon agar sampah yang masih memiliki nilai ekonomi dapat dimanfaatkan kembali.

“Untuk sampah yang masih punya nilai tinggi bisa diambil oleh bank sampah, sedangkan yang nilai ekonominya rendah baru dibawa ke TPA,” katanya.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA milik Pemerintah Kota Cirebon yang saat ini tengah berproses beralih dari sistem open dumping (pengelolaan sampah dengan membuang di lahan terbuka tanpa pemilahan, pengelolaan, dan penutupan tanah) menuju sanitary landfill (pengelolaan sampah dengan menimbun sampah di area cekung, memadatkannya, lalu menutup dengan tanah untuk mencegah pencemaran air tanah, udara, dan tanah).

Selain fasilitas pemilahan sampah, Diaz juga meninjau penyediaan Drinking Water Statuon atau Dispenser Air Minum yang terdapat di beberap stasiun wilayah Daop 3 Cirebon, salah satunya di Stasiun Cirebon. Dispenser tersebut dapat dimanfaatkan oleh penumpang untuk mengisi ulang air minum.

“Kalau masyarakat membawa tumbler milik pribadi, nanti bisa mengisi air minum secara gratis sehingga mengurangi sampah plastik,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin mengatakan pihaknya terus meningkatkan kualitas layanan dengan menekankan aspek kebersihan, kesehatan, dan kenyamanan bagi para pelanggan.

“Kami ingin stasiun menjadi ruang publik dengan pengelolaan sampah yang ideal sehingga bisa menjadi contoh bagi ruang publik lainnya,” ungkap Bobby.

Bobby menyampaikan bahwa pengelolaan sampah di stasiun merupakan bagian dari komitmen KAI dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan sekaligus memberikan kenyamanan bagi para pelanggan.

KAI Daop 3 Cirebon juga mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan stasiun dengan membuang sampah pada tempatnya sesuai dengan jenis sampahnya yaitu sampah Organik, Anorganik, dan B3 serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan menggunakan alat makan atau keperluan lainnya yang dapat digunakan berulangkali salah satunya menggunakan tumbler minuman dengan memanfaatkan fasilitas pengisian air minum yang tersedia di stasiun.

Dengan berbagai langkah tersebut, Stasiun Cirebon diharapkan dapat menjadi contoh pengelolaan lingkungan yang baik di ruang publik, khususnya dalam pengelolaan sampah di kawasan transportasi.

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
Tags: Diaz HendropriyonoKAI Daop 3 Cirebonmudik Lebaran 2026Ramadansampah mudik
Previous Post

Dekranasda Scene Market 2026: Mendorong Inovasi Kreatif untuk Memperkuat Ekonomi Lokal

Next Post

Momen Berharga di Ramadan: Ngabuburit dan Bukber Wartawan Cirebon dalam Gebyar Penuh Berkah

Robby

Robby

Related Posts

Tingginya Antusiasme Masyarakat: KAI Daop 3 Cirebon Siapkan 102.300 Kursi untuk Angkutan Lebaran 2026
Cirebon Kita

Tingginya Antusiasme Masyarakat: KAI Daop 3 Cirebon Siapkan 102.300 Kursi untuk Angkutan Lebaran 2026

15 Maret 2026
Antusiasme Warga Sambut Operasi Pasar Bersubsidi di Lemahwungkuk
Cirebon Kita

Dekranasda Scene Market 2026: Mendorong Inovasi Kreatif untuk Memperkuat Ekonomi Lokal

13 Maret 2026
Antusiasme Warga Sambut Operasi Pasar Bersubsidi di Lemahwungkuk
Cirebon Kita

Antusiasme Warga Sambut Operasi Pasar Bersubsidi di Lemahwungkuk

14 Maret 2026
KAI Daop 3 Cirebon Tingkatkan Keselamatan Mudik
Cirebon Kita

KAI Daop 3 Cirebon Tingkatkan Keselamatan Mudik

13 Maret 2026
Next Post
Momen Berharga di Ramadan: Ngabuburit dan Bukber Wartawan Cirebon dalam Gebyar Penuh Berkah

Momen Berharga di Ramadan: Ngabuburit dan Bukber Wartawan Cirebon dalam Gebyar Penuh Berkah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pikiran Cirebon

© 2026 Pikiran Cirebon

  • Cookies Policy
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi Kita

No Result
View All Result
  • Gapura
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi Kita

© 2026 Pikiran Cirebon

Cookies Policy - Terms and Conditions - Privacy Policy