Pikiran Cirebon
Jumat, Maret 13, 2026
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
  • Kuningan Kita
  • Politik Kita
  • Ekonomi Kita
  • Pendidikan Kita
  • Ragam Kita
    • Wisata Kita
    • Otomotif Kita
    • Kuliner Kita
    • Sport Kita
No Result
View All Result
  • Gapura
  • Nasional Kita
  • Jabar Kita
  • Cirebon Kita
  • Kuningan Kita
  • Politik Kita
  • Ekonomi Kita
  • Pendidikan Kita
  • Ragam Kita
    • Wisata Kita
    • Otomotif Kita
    • Kuliner Kita
    • Sport Kita
No Result
View All Result
Pikiran Cirebon
No Result
View All Result
Home Cirebon Kita

Wali Kota Lakukan Tinjauan Gerakan Pangan Murah demi Ketersediaan Pangan Jelang Idulfitri 1447 H

Robby by Robby
13 Maret 2026
in Cirebon Kita
0
0
SHARES
1.2k
VIEWS
Wali Kota Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Idulfitri

Pikiran Cirebon – Ratusan warga, didominasi oleh ibu-ibu, sudah mengantre tertib demi mendapatkan bahan pangan di Lapangan Bola Kesambi Dalam, Kamis (12/3/2026). Kehadiran Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, di tengah kerumunan tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat bisa menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok.

Kegiatan bertajuk Gerakan Pangan Murah (GPM) ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kota Cirebon dalam menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Wali Kota yang meninjau langsung setiap stand dagangan mengungkapkan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci utama menjaga ritme ketersediaan stok di pasar agar tidak terjadi kelangkaan yang memicu inflasi.

“Nanti sebelum Lebaran, ini yang terakhir di sini. Tapi nanti setelah Lebaran, ada beberapa titik lagi. Tentunya bukan dari Pemerintah Kota saja, tapi dari TNI dan Polri juga akan mengadakan di beberapa titik. Gerakan Pangan Murah ini tujuannya ya membantu masyarakat terkait kestabilan harga di pasar. Harganya murah-murah di sini,” ujar Wali Kota di sela-sela tinjauannya.

Lebih lanjut, Wali Kota menekankan pentingnya cadangan pangan yang kuat bagi sebuah kota. Menurutnya, stabilitas harga tidak mungkin tercapai tanpa koordinasi yang apik dengan berbagai pihak terkait. Ia meyakinkan masyarakat bahwa stok pangan untuk Kota Cirebon saat ini berada pada posisi yang aman.

“Kita harus punya stok cadangan pangan yang kuat. Caranya dengan komunikasi dan koordinasi dengan teman-teman Bulog dan pihak lainnya supaya ritmenya bisa diatur. Kalau tidak diatur seperti itu, ya kita bisa bablas. Tapi saat ini saya pastikan stok pangan aman semua,” tambahnya dengan nada optimis.

Senada dengan Wali Kota, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon, Elmi Masruroh, menjelaskan bahwa GPM kali ini merupakan agenda di tahun 2026. Antusiasme warga yang luar biasa terlihat dari cepatnya komoditas tertentu terjual habis, hingga pihak Bulog harus melakukan pengiriman tambahan ke lokasi acara.

“Alhamdulillah antusiasme masyarakat bagus sekali. Banyak komoditas yang sudah habis, bahkan Bulog sedang mengambil stok lagi. Yang paling diserbu itu beras SPHP, Minyakita, dan telur karena harganya memang di bawah harga pasar. Daging juga sangat diminati, di sini cuma Rp120.000, padahal di pasar sudah tembus Rp150.000 sampai Rp170.000,” jelas Elmi.

Elmi juga merinci bahwa untuk komoditas beras, pihaknya menyediakan total 3,5 ton untuk memenuhi kebutuhan warga di Kelurahan Kesambi dan sekitarnya. Program ini diharapkan mampu menekan permintaan (demand) di pasar tradisional, sehingga harga di tingkat pedagang bisa tetap terkendali dan tidak meroket lebih tinggi. Ia pun mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terjebak dalam perilaku belanja berlebihan.

“Stok untuk Kota Cirebon sangat aman dan mencukupi. Jadi warga tidak perlu khawatir, jangan panic buying. Belanjalah dengan bijak sesuai kebutuhan saja, jangan sampai menimbun,” tegasnya.

Manfaat dari program ini dirasakan langsung oleh warga, salah satunya Ibu Wiwin. Dengan senyum sumringah, ia mengaku sangat terbantu dengan adanya GPM ini karena selisih harganya cukup signifikan untuk menghemat uang belanja dapur di bulan Ramadan.

“Tadi beli beras, minyak juga dua. Ya karena murah, terus beli telur juga. Terima kasih buat Pemerintah Kota Cirebon. Harapannya sih semua bahan pangan bisa lebih murah terus begini, jadi kami rakyat kecil nggak terlalu merasa terbebani,” pungkasnya.

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
Tags: Idulfitri 1447 Hkota cirebonpasar murahRamadan
Previous Post

Prospek Kinerja Sektor Jasa Keuangan di Ciayumajakuning: Stabilitas yang Terjaga di Tahun 2025

Next Post

BBWS Cimancis Siap Siaga Hadapi Puncak Musim Kemarau

Robby

Robby

Related Posts

Antusiasme Warga Sambut Operasi Pasar Bersubsidi di Lemahwungkuk
Cirebon Kita

Antusiasme Warga Sambut Operasi Pasar Bersubsidi di Lemahwungkuk

13 Maret 2026
KAI Daop 3 Cirebon Tingkatkan Keselamatan Mudik
Cirebon Kita

KAI Daop 3 Cirebon Tingkatkan Keselamatan Mudik

13 Maret 2026
BBWS Cimancis Siap Siaga Hadapi Puncak Musim Kemarau
Cirebon Kita

BBWS Cimancis Siap Siaga Hadapi Puncak Musim Kemarau

13 Maret 2026
Pastikan Mudik Aman, Wali Kota Pimpin Ramp Check Armada
Cirebon Kita

Pastikan Mudik Aman, Wali Kota Pimpin Ramp Check Armada

11 Maret 2026
Next Post
BBWS Cimancis Siap Siaga Hadapi Puncak Musim Kemarau

BBWS Cimancis Siap Siaga Hadapi Puncak Musim Kemarau

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pikiran Cirebon

© 2026 Pikiran Cirebon

  • Cookies Policy
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi Kita

No Result
View All Result
  • Gapura
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi Kita

© 2026 Pikiran Cirebon

Cookies Policy - Terms and Conditions - Privacy Policy